- Tahun 1939, keluar ciptaan sebanyak 8 buah lagu, di mana 2 lagu di antaranya berbahasa Belanda, yaitu: Als de Ovehedeen dan Als't Meis is in de tropen. Sedang lagu-lagu Indonesianya adalah Bapak Kromo, Bandaneira, Olee lee di Kutaraja, Rindu Malam, Lenggang Bandung, Melancong ke Bali. JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kemendikbud Ristek, menyelenggarakan Pentas Karya Komunitas Sastra Penerima Bantuan Pemerintah Bidang Kebahasaan dan Kesastraan 2023 di Teater Besar, Kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (11/12/2023).. Pergelaran ini bertujuan untuk mengapresiasi dan mendorong pertanggungjawaban komunitas sastra selaku Ismail Marzuki kau adalah sang maestro keroncong, karyamu seperti Indonesia pusaka, Rayuan pulau kelapa, gugur bunga sampai melati di tapal batas adalah bagian dari warisan luhurmu yang tak akan pernah terlupakan sepanjang masa. Ismail Marzuki Namamu akan selalu abadi di negeri tercinta ini. Mohon tunggu Lihat Puisi Selengkapnya Beri Komentar Puisi-puisi Ismail Marzuki memang memiliki daya tarik yang kuat. Dalam kata-katanya yang sederhana namun bermakna, ia mampu menyampaikan pesan-pesan mendalam kepada para pembacanya. Penggunaan diksi yang tepat dan penggambaran realitas kehidupan sehari-hari membuat puisi-puisi Marzuki mampu menggugah perasaan dan menghancurkan batas ruang dan Puisi pahlawan IndonesiaKu merupakan lantunan syair kebangsaan Indonesia yang diciptakan oleh Ismail Marzuki. Puisi ini mengandung kata-kata yang kuat tentang rasa cinta dan rasa hormat terhadap tanah air Indonesia. Puisi ini juga mengingatkan kita bahwa sebagai warga negara Indonesia, kita harus selalu berjuang untuk melindungi dan GvxV.

puisi ciptaan ismail marzuki